Senin, 15 Oktober 2012

 KECAMATAN KAWAY XVI
1. MAKAM TENGKU DI MAREK

Sudarman Alwy
Lokasi Makam Tgk di Marek Pinggir Sungai
Tengku di Marek atau juga di kenal dengan nama Nek Dewi yang di makamkan di pinggir sungai Marek menurut masyarakat sekarang telah abrasi dan amblas ke dalam sungai.


 KECAMATAN KAWAY XVI 
 2.MAKAM TENGKU DI TUWI
Sudarman Alwy
Kondisi Makam Tgk di Tuwi
Nama Tengku di Tuwi merupakan sebutan yang biasa di pakai oleh masyarakat Aceh dengan menisbatkan nama daerah atau tempat tinggal yang bersangkutan. Sementara nama beliau adalah Tengku Ibrahim yang berasal dari Titeu (sering di disebut dengan Titeu Keumala) Kabupaten Pidie sekarang.

Senin, 08 Oktober 2012

KECAMATAN PANTE CERMEN 
1. MAKAM RAJA BATAK
Sudarman Alwy


Teuku Raja Batak atau Teuku Cut Batak yang dikebumikan di Gampong Jambak Kecamatan Pantai Cermin Aceh Barat. Berdasarkan informasi dari masyarakat, Teuku Raja Batak merupakan anak kandung dari pasangan Pahlawan Nasional Teuku Umar Johan Pahlawan dan Cut Nyak Dhien.
Namun ada versi lainnya menyebutkan bahwa Teuku Raja Batak merupakan anak dari Ibrahim Lam Nga dengan Cut Nyak Dhien yang merupakan suami terdahulu sebelum di persunting

Kamis, 27 September 2012

KECAMATAN WOYLA BARAT
1. MAKAM TGK. DI KARAK
Sudarman Alwy
Rumah/Bale lama tempat Tgk. Karak Mengajar Ngaji


Tengku di Karak merupakan sebutan khas masyarakat Aceh yang berhubungan dengan tempat tinggal seseorang atau asal seseorang dan cenderung di pakai di lingkungan dayah-dayah atau pesantren yang ada di Aceh. Demikian juga nama Tengku di Karak ini merupakan penisbatan terhadap seorang ulama yang menyebarkan Islam pada masa colonial dulunya yang bertempat tinggal dan menetap di Gampong Karak Kecamatan Woyla Barat dengan mendirikan pondok pengajian sederhana di lingkungan tempat tinggalnya.

Rabu, 26 September 2012

KECAMATAN WOYLA
2. MAKAM PEMBANTAIAN TGK KAMA

Sudarman Alwy
Salah satu pilar yg ada lokasi makam
Makam Belanda ini terletak tidak terlalu jauh dari kawasan tangsi pemandian Jepang. Penamaan ini diberikan oleh masyarakat di sekitar makam walau ada sebagian makam yang ada di situ adalah orang local namun meski tidak ada kejelasan mengenai orang local ini secara rinci. Beberapa orang menyebutkan bahwa orang local tersebut merupakan tentara yang di rekrut oleh pasukan Belanda untuk memperkuat pasukan perang mereka, kebanyakan mereka di datangkan dari luar Aceh. Sebagian ada yang dari tanah Jawa, padang, sulawesi dan lain-lain.
KECAMATAN PANTON REU
5. MAKAM BATEI  MEURAXA RAJA MUKOE
Sudarman Alwy
Raja Mukoe memiliki nama Teuku Sulaiman. Selain sebagai raja, beliau juga di kenal dengan keislaman yang taat dan di yakini juga memiliki karamah.
Raja Mukoe ini juga di kenal dengan Raja Bako yang berarrti badung/bandel.
Sampai sekarang tidak berhasil ditemukan satu literatur mengenai tanggal persis kapan mangkatnya beliau. Tidak ada satupun sarakata yang dapat menggambarkan secara jelas sosok dari raja satu ini, namun yang pasti beliau juga merupakan sosok raja yang sangat di segani oleh raja-raja lain saat itu termasuk raja Aceh di Kuta Raja.
KECAMATAN PANTON REU
4. MAKAM KE-III TEUKU UMAR JOHAN PAHLAWAN

Makam ketiga Teuku Umar di Gunong Manyeu Kecamatan Panton Rheu setelah dipindahkan dari Pasie Meugat Kecamatan Kaway XVI. Ada riwayat yang mengatakan bahwa Teuku dimakamkan di sini selama 8 bulan sebelum dipindahkan ke Meugoe makam sekarang.